Monday, 10 August 2015

Pola Perubahan Sosial


Dalam pelajaran Sosiologi, materi soal perubahan pasti dibahas, kususnya untuk SMA. Nah, kali ini saya ingin membagi ilmu tentang Pola Perubahan Sosial dan semoga bermanfaat kedepaannya.

Pola Perubahan Sosial
Pola perubahan sosial berjalan sesuai konsep waktu. Melalui pengamatan pada pola tersebut seseorang dapat mengetahui perbedaan kondisi masa lalu dan masa sekarang.

  •          Berdasarkan Konsep Teoritis

Secara teoritis pola perubahan sosial dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu perubahan siklus, perubahan linier, dan perubahan gabungan.
i)        Pola Perubahan Siklus

Pola perubahan siklus sulit diketahui ujung pangkalnya penyebabnya karena masyarakatberkembang bagaikan perputaran roda, kadang naik kadang turun. Ibnu Khaldun menyebut kondisi seperti ini sebagai perubahan dengan pola siklus. Selain Ibnu Khaldun, tokoh lain penganut pola siklus adalah Oswald Spengler, Arnold Toynbee, dan Pitirim A. Sorokin. Oswald spengller menyatakan bahwa kebudayaan tumbuh, berkembang, dan hilang seperti siklus gelombang yang muncul mendadak, berkembang dalam barisan-barisan gelombang yang rapi, kemudian hilang. 



ii)       Pola Perubahan Linier

Pola perubahan linier menganggap perubahan sosial sebagai pergeseran. Pada dasarnya setiap masyarakat selalu bergerak, berkembang, dan berubah dari struktur sosial yang sederhana menuju struktur yang lebih kompleks dan modern. Tokoh dari perubahan linier adalah Auguste Comte, Herbert Spencer, dan Emile Durkheim. Menurut Auguste Comte, kemajuan suatu peradapan mengikuti suatu pola yang pasti dan terjadi secara bertahap.



iii)     Pola Gabungan

Pola gabungan adalah pola dari pola perubahan siklus dan pola perubahan linier digabungkan. Menurut Etzioni dan Halevy, beberapa teori perubahan sosial menunjukan perpaduan antara pola linier dan pola siklus. Pola gabungan tampak dalam analisis Karl Marx mengenai perubahan sosial. Menurut Marx, konflik kelas terjadi secara berjenjang dari masyarakat komunis lama, budak, feodal. Kapitalis, dan komunis baru.

  •          Berdasarkan Penemuan Baru

Penemuan buru dalam masyarakat tertentu dapat memberi pengaruh bagi masyarakat lain . beberapa pola penemuan baru yang mempengaruhi masyarakat lain sebagai berikut.

I.  Pola Pemancar, artinya penemuan baru memberi dampak/pengaruh kesegala arah. Pengaruh penemuan tidak hanya pada satu bidang, tetapi dapat meluas. Contoh : penemuan satelit. Penemuan satelit dapat berpengaruh dalam berbagai bidang, diantaranya komunikasi serta pengamatan cuaca dan iklim.



II.  Pola Menjalar, artinya penemuan baru mengakibatkan perubahan yangkemudian menjalar terhadap perubahan lain. Contoh : penemuan tablet. Penemuan tablet berpengaruh pada gaya hidup, karena lebih mudah mengakses internet dimana saja dan kapan saja.

 
III.  Pola memusat, artinya penemuan baru yang mengakibatkan satu jenis perubahan. Contoh : penemuan mobil, kereta api, dan sarana transportasi lainnya yang menyebabkan semakin efesiennya gerak masyarakat.

 
Semoga ini bisa bermanfaat dan juga menambah wawasan para pembaca, jangan lupa tinggalkan komentar di postingan ini ^_^

1 comment :